Kamis, 14 Januari 2010

Suara Merdeka Cybernews -RUTAN BLORA


14 Januari 2010 | 14:03 wib | Daerah
Tidak Ada Napi Istimewa di Rutan Blora


Blora, CyberNews. Kasus pengistimewaan terhadap salah seorang narapidana sebagaimana terjadi di Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu, Jakarta Timur, atas salah seorang penghuninya, yaitu Artalyta Suryani alias Ayin, adalah sebuah kasus. Pasalnya, tidak semua Rutan seperti itu. 

Di Kabupaten Blora, kasus seperti yang terjadi pada Ayin yang membuat geger dunia penegakan hukum dan menodai rasa keadilan di negeri ini, tidak terjadi. "Tidak ada pengistimewaan di sini. Anda bisa saksikan sendiri," kata Kepala Rutan Blora Hardi Widioso. 

Dia yang menempuh pendidikan S1 di Universitas Siltan Agung (Unissula) Semarang dan merampungkan S2-nya di Universitas Islam Indonesia (UII), ini bahkan sejak awal, bahkan sering malakukan razia sebagaimana HP, uang dan lain sebagainya. 

"Sebelum ada kasus Artalyta, kita sudah melakukan razia. Terakhir kita melakukan razia pada 12 Desember 2009, dan menyita 7 HP berikut cashnya. Tidak ada uang apalagi sabu-sabu atau Narkoba," ujar Hardi yang sebelumnya bertugas di Rutan Krui, Lampung Barat. 

Untuk memfasilitasi kebutuhan para penghuni Rutan akan uang sebagai alat transaksi danlain sebagainya, menurutnya, ada register D untuk penitipan uang. "Setiap ada orang baru, ada register D untuk penitipan uang," terangnya.

( Rosidi / CN14 )


Tidak ada komentar:

Posting Komentar