Rabu, 06 Januari 2010

Suara Muria - 10 Rumah Diterjang Angin


07 Januari 2010

Di Blora Timur, 10 Rumah Roboh

BLORA - Hujan deras yang disertai angin lisus, Selasa (5/1) petang kemarin menerjang Blora bagian timur, tepatnya di wilayah Kecamatan Sambong.


Selain menumbangkan puluhan pohon, lisus juga mengakibatkan 10 rumah di dua desa roboh dan seorang bocah luka-luka.


Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun kerugian akibat peristiwa itu diperkirakan cukup besar. Kepala Badan Kesbanglinmas Blora Drs H Bondan Sukarno semalam menjelaskan, kerugian yang diderita warga sampai saat ini masih didata oleh petugas.


”Laporan global sudah masuk ke kantor kami namun data terperinci saat ini masih dalam penghitungan,” jelas dia kepada Suara Merdeka.


Sebanyak 10 rumah yang roboh itu 9 di antaranya berada di Desa Ledok, Kecamatan Sambong. Satu lagi terjadi di Desa Temengeng.
Desa Ledok Rumah di Desa Ledok yang roboh adalah milik Parno (32), Sagi (45), Slamet (33), Dahlan (84), Marjito (40), Rajiman (60), dan Sujak (57).


Lalu rumah milik Sriyono (48) dan Wito (36). Adapun korban luka-luka adalah Ratna Budi Rahayu (5), anak dari pasangan Parmin dan Parmi. Bocah tersebut sempat dilarikan ke RSU Cepu.


Dijelaskan Bondan, sesuai dengan laporan dari camat setempat, angin topan juga terjadi di Desa Temengeng, Kecamatan Sambong. Di desa itu, sebuah rumah, yakni milik Rebo (50), juga roboh diterjang angin.


Keterangan yang berhasil dihimpun menyebutkan, hujan deras yang disertai angin lisus itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 17.30. Seorang warga Cepu, Timbul, menginformasikan bahwa sejumlah pohon di daerah Kalimodang, Kecamatan Sambong tumbang dan melintang di jalan raya.


”Ini saya sebenarnya ingin ke Blora tapi terpaksa kembali lagi karena jalan raya tertutup pohon jati yang tumbang,” jelasnya, Selasa sore. (ud-71)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar